GEMPA M 7,7 GUNCANG NTT: Lab Komputer dan Micro teaching Terparah

NGADA — Bencana gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) subuh meluluhlantakkan sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur pendidikan di Flores dan sekitarnya. Salah satu instansi pendidikan yang mengalami dampak cukup parah adalah kampus STKIP Citra Bakti.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bermagnitudo 7,7 tersebut berpusat di laut, sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman dangkal 10 kilometer. Gempa yang dipicu oleh aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back-Arc Thrust) ini menyebabkan guncangan kuat di seluruh Pulau Flores dan memicu kepanikan massal warga serta civitas akademika.

Gedung Lab Komputer, Microteaching, dan PAUD Terpadu Rusak Parah

Guncangan dahsyat dalam durasi beberapa detik tersebut melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar di STKIP Citra Bakti. Kerusakan paling berat tercatat terjadi pada fasilitas laboratorium dan layanan pendidikan anak usia dini.

Berdasarkan situasi di lapangan, kerusakan fasilitas kampus terlihat sangat signifikan:

  1. Laboratorium Komputer & Laboratorium Microteaching
    • Struktur dan Dinding: Dinding penyangga di kedua laboratorium ini mengalami retak tembus yang amat parah (structural cracking). Pada beberapa sudut ruangan, bagian tembok bata rubuh hingga bolong dan menyisakan celah besar.
    • Plafon dan Interior: Seluruh instalasi plafon (ceiling panel) jebol dan runtuh ke lantai. Material gipsum, aluminium, serta bongkahan semen menimpa deretan meja komputer, perangkat unit PC, monitor, dan peralatan rekaman microteaching.
    • Perangkat & Fasilitas: Serpihan debu tebal dan puing-puing material bangunan tampak menutupi komputer-komputer laboratorium, merusak sebagian besar perangkat lunak maupun keras yang berada di dalam ruangan.
  2. Gedung PAUD Terpadu STKIP Citra Bakti
    • Kerusakan pada gedung PAUD Terpadu berada pada tingkat mengkhawatirkan. Dinding bagian depan dan ruangan kelas retak hebat dan sebagian terkelupas parah.
    • Kaca-kaca jendela pecah berhamburan ke area bermain anak. Material plafon serta sebagian gipsum atap runtuh ke lantai kelas, menimpa meja belajar kecil, kursi, dan alat permainan edukatif. Ruangan dinyatakan tidak aman untuk aktivitas anak-anak maupun pengajar.

Keretakan di Gedung Rektorat, Prodi, hingga Aula

Tidak hanya fasilitas laboratorium dan PAUD, beberapa fasilitas pendukung dan gedung utama lainnya di area kampus STKIP Citra Bakti juga tidak luput dari guncangan gempa M 7,7 tersebut:

  • Gedung Rektorat dan Ruang Program Studi (Prodi): Dinding di sejumlah titik mengalami retak-retak struktur tajam yang membentang dari area dekat kusen pintu hingga langit-langit.
  • Gedung Keuangan, Aula Kampus, dan Perpustakaan: Mengalami retak rambut hingga retak sedang pada struktur tembok internal maupun eksternal. Rak-rak buku di perpustakaan berjatuhan dan berhamburan saat guncangan puncak terjadi.